08 October 2010

Photographic Journal

Halo semua. Maap baru posting lagi gara - gara mulai padatnya kelas 3. Les, kegiatan penting, belajar, semuanya membuat capek, sebenarnya. Cuma, iseng - iseng aja ngeupdate blog lagi, karena temen saya, Muhammad "Momod" Irvan Herviansyah juga update blog hari ini. Merasa tersaingi lah. Hehe, piss gan.....

Oke, kali ini kita bahas tentang fotografi. Asalnya ini cuma sekedar berbagi saja, mengapa aku menyukai bidang ini. Tetapi nanti kita bahas yang lain juga. Termasuk pengalaman dalam fotografi. Siap? OK, let's go!

Oya, Photographic Journal ini pasti ada, selama tulisan dalam postingan isinya tentang fotografi.

Sebenarnya hal fotografi ini bukan hal baru buatku. Sejak kelas 5 SD aku sudah punya kamera sendiri, hadiah dari salah satu bank. Kamera itu adalah Fuji Starr (masih menggunakan film, digital masih mahal dan cuma sekitar 3 MP). Tentunya, sering dipakai. Karena metodenya cuma bidik, langsung tembak. Tanpa perlu fokus sama sekali. Tetapi, karena emang masih kecil, jadi ya sering iseng ngebuka - buka isi dalemnya itu (Ngebuka isi dalem kamera saat filmnya masih ada sisa hukumnya HARAM!). Jadi, banyak yang gosong deh. Haha. Maklum, masih kecil.

Kelas 6, saat perpisahan, bapakku memperkenalkan kamera digital. Olympus C-740 UZ. Masih 3,2 MP, tapi zooming nya yang hebat, bisa 10x. Asalnya, bapakku yang sering pake ini kamera. Tapi sejak bapakku beli Olympus yang lebih kecil dan MP yang lebih gede, bapak mulai meninggalkan kamera ini. Muncul ide untuk menggunakannya, kebetulan di OSIS SMP 21 ngadain classmeeting dan kekurangan dokumentasi. Itulah pekerjaan fotografiku yang pertama.

Beranjak SMA, alhamdulillah masuk SMA 3 Semarang, yang udah jadi incaran sejak SMP dulu. Disinilah mulai masuk dunia kamera D-SLR. Dan banyak event untuk difoto. Saat itu, aku masih pake Olympus C-740 UZ itu. Dimulai dari menjadi fotografer kelas, X - 6 saat itu. Alhamdulillah, aku bisa diterima mereka karena jadi fotografer mereka. Kelas XI - IS - 2, adalah masa - masa suram. Kamera Olympus itu hilang!! Benar - benar seperti kehilangan separuh badan, dan pekerjaan (dulu menjadi fotografer untuk CEMETI). Beruntungnya, banyak teman - teman yang mau mensupport, dengan meminjamkan kameranya, atau membantu foto. Sehingga, pekerjaanku tidak hilang total selama masa - masa ini. Dan Kelas 3 adalah 'kebangkitan' kembali, dengan adanya kamera baru. Sony Cybershot W-200. Boleh beli second-hand dari temannya teman.

Aduh, karena postingannya ini di warnet, udahan dulu ya! Detilnya bisa dilihat di Part 2. See ya!

21 July 2010

Makna Insomnia..........

Masih inget tulisanku yang judulnya "Pelampiasan Insomnia Blak - blakan" ? aku memikirkan kembali penyakit itu dengan akal sehat (tumben dipake)........

Insomnia ku itu gejalanya aku nggak bisa tidur lebih dari 3 - 4 jam. Jadi kira2 tidur jam 10, kebangunan jam 1 dan nggak bisa tidur lagi. Lumayan menyakitkan, memang. Inilah alasan kenapa di sekolah aku sering (kl boleh bilang, selalu) ketiduran pas pelajaran. Pelajaran wali kelaspun juga ketiduran. Bahkan aku nggak nyangka kl HP ku pernah bunyi pas pelajarannya dan aku masih ketiduran (maap banget ya pak ^_^v). Udah gitu suaranya kenceng, Woody Woodpecker lagi. Behehkekeeekek, behekekeeekek, behehehhehkkk....... (maap, nggak ada suaranya).

Oke, kita sudahi prelude nya. masuk ke main course nya. Jadi gini, sekarang aku mulai berpikir positif dari insomnia ini. Iya memang, mengantuk di kelas apalagi sampe ketiduran memang memalukan, terlihat kayak maling juga bikin malu (mata merah hasil kantuk). Tapi kita coba melihat semua kejadian dari sisi terang nya. Dan hal ini sudah kusadari.

Pertamax (Bahasa kaskus, gan!). Yang paling utama dari kebangunan tengah malem adalah, ada kesempatan untuk Sholat Tahajud. Nah, inilah alasan pertama mensyukuri 'anugerah' insomnia ini. Konon, Sholat Tahajud adalah waktu yang tepat untuk berdoa, InsyaAllah dikabulkan. Selain itu, InsyaAllah akan diberi ketenangan batin oleh Allah SWT. Mungkin itu dulu yang aku tahu tentang keutamaan Tahajud, tetapi Alhamdulillah aku pernah merasakan efek dari Tahajud ini. Pengen tau? Tanya aja di comment, nanti aku kasi tau.

Kedua. Karena nggak bisa tidur lagi, kita bisa gunakan waktu yang ada (sesudah Shalat Tahajud tentunya) untuk, ya......bisa baca - baca buku, surfing, blogging (seperti saya), apapun yang berdampak positif lah buat kita. Biasanya aku blogging, ato surfing. Mumpung koneksi internet malem hari cepet. Oya, TV di malem hari nggak ada sinetron2 nggak jelas kok. Isinya berita, film, MTV, dll.

Maybe that's all from me now. Remember, i just........do things. (The Joker)


19 July 2010

Cross-posting.......

Halo! Udah lama nggak posting apa2 nih. Aku cm sekedar beritau, kl sekarang aku udah punya blog baru. Dibuatnya di Multiply. Just copy the link and paste it to your browser if you want to go there:

khozytechnohead.multiply.com

Buat yang masih pengen liat postingan - postinganku di Blogger, nggak usah kecewa. Karena meskipun aku mulai aktif di Multiply, Blogger tetep juga punya pembaruan. Aku ngaktifin fitur "Cross-Posting" antara Multiply dengan Blogger, jadi apa yang aku tulis di Multiply juga akan diposting di Blogger.
Tetapi kalo boleh aku kasih saran, coba aja sering2 masuk ke Multiplyku. Fiturnya lebih lengkap.

Ok, that's all folks! (Looney Tunes ending)


13 July 2010

Pelampiasan Insomnia blak - blakan........

Asalnya aku tidak punya maksud apa - apa dalam menulis ini. Tulisan ini muncul sebagai pelampiasan otak karena disiksa insomnia selama 3 hari terakhir. Menurutku, daripada kembali tidur yang beresiko bangun kesiangan, atau nge-browsing nggak jelas yang menjurus ke maksiat, mendingan nulis blog aja.

Pernah nggak kalian menyukai seseorang (lawan jenis, tentunya) tetapi nggak kesampaian ke orangnya? Kalo kalian mengalami hal itu, kalian nggak sendirian. Aku juga ngerasain hal ini juga, 3 kali. Aku nggak akan cerita tentang 3 yang tadi, tapi aku bakal ceritain kenapa. Aku bukan tipe orang yang bisa face 2 face dengan orang yang aku suka, apalagi kalo berada di antara orang banyak. Banyak pertimbangan, seperti kamu mau ngapain ke dia, nanti reaksi orang kayak gimana, penting nggak di mata si 'itu', dan banyak hal - hal yang perlu pertimbangan lainnya. Dilihat - lihat, kasus ini bahkan dialami oleh orang seperti Adolf Hitler. Ya, dia bisa berpidato dengan penuh semangat di depan ribuan penduduk Jerman kala itu, tetapi semua berubah total jika dia harus berhadapan dengan seorang perempuan face 2 face.

Anehnya, kenapa semua orang bisa berhadapan face 2 face dengan orang yang dia suka diantara temen - temennya sedangkan aku tidak? Pertanyaan inilah yang menjadi hantu sepanjang masa (buat saya). Selama ini, kalo ngebet pingin ngobrol ama yang aku suka, dengan terpaksa harus melalui media (dan disinilah kenapa aku nggak bisa lepas dari komputer). Atau kalo dia lagi sendirian (tapi tolong jangan tuduh aku dengan maalah sendirian ini). Tapi cara yang kdua itu momennya sangat - sangat jarang muncul. Dan yang paling buruk, terburuk dari terburuk, adalah kalo sempet - sempetnya ada salah kata. Bener - bener fatal akibatnya. Sudah berapa kali aku gagal karena masalah sepele ini.

Sejak itulah, aku mulai 'mencanangkan' politik "Ngomong kalo disuruh, kalo nggak ya diem". Karena ketakutanku yang kadang - kadang salah kata itulah, kalian sering menilai aku sebagai pendiem. Dan inipun juga ada efek sampingnya. Sejak saat itu juga kemampuan bicara face 2 face mulai berkurang, dan inilah yang terjadi.

Just a foolish share, gan. Namanya juga pelampiasan dadakan, jadi ya agak sembrawut. Dinikmati aja kok repot? Sori kalo rada 'vulgar'. Tapi masih mending vulgar yang ini, daripada vulgar yang nggak nggak. Betul?

06 July 2010

Little Mystery inside.......

Ehem, ane puisi sebentar ya gan!

filled with endless feeling in the heart
rise the love above the sky
for some sentimental reasons
it still leaving a mark
and that mark cannot vanish
will you see that mark in my heart?

i know i was too surpriseful to say it
but its love which makes me crazy like this
really makes me feel everything that i cannot imagine
love is much more dangerous than ambush
and nothing can't stop it when it strikes
a love can be meaningful, if you know the true one
love also cannot be invited, nor to be repelled
since i really missed her, i have to get her
and that girl is hidden in the chevron

There's a secret inside this strange 'poetry'. Can you solve it?